Category Archives: Inspirational

30
Apr
Touching Hearts Changing Lives

Thank you Felicia sudah membagikan kisah pengalaman Felicia ke saya.
It was my pleasure to have you intern with us in MRO Singapore :)

————————————————————————————————————————————————————–

Ms Merry and Mr Alva are truly “Touching Hearts, Changing Lives”

Tahun 2012 merupakan awal pertemuan saya dengan Ms Merry Riana.

Saya adalah seorang mahasiswi berusia 20 tahun yang sedang melanjutkan pendidikan kuliah di Amerika Serikat. Seringkali, saya merasa kesepian dan putus asa karena lingkungan yang memang jauh berbeda dengan kultur Asia. Apalagi, saya bukanlah dari keluarga kaya raya yang mampu menghamburkan uang untuk mencari hiburan sesaat. Seringkali, saya merasa hampa dan saya ingin ada seseorang yang mampu menyemangati dan menginspirasi saya lagi untuk menggapai impian saya yaitu untuk bersekolah di universitas terbaik di dunia.

Meskipun saya telah menyampaikan unek-unek saya kepada orang tua saya, mereka tidak mampu menjawab pertanyaan-pertanyaan saya. Hingga suatu hari, ketika ayah saya sedang berjalan-jalan di sebuah toko buku, ada seorang remaja yang membeli buku ‘Mimpi Sejuta Dolar’ karya Alberthiene Endah. Ayah saya pun tertarik dan memutuskan untuk membeli buku itu tanpa mengetahui pasti apa isi buku tersebut.

Sesampainya di rumah, ketika ayah dan ibu saya membaca buku tersebut. Mereka “literally were blown away by the book.” Mereka sangat terinspirasi dengan kisah Ms Merry Riana dan mereka memutuskan untuk mengirimkan buku tersebut ke Amerika agar saya dapat membacanya.

Sungguh, saya benar-benar terinspirasi dengan buku Ms Merry Riana.

Karena saya akan segera pulang ke Indonesia untuk menikmati liburan, saya memutuskan untuk menemui Ms. Merry Riana bagaimanapun caranya. Saya secara langsung mencari tahu lebih banyak tentang Merry Riana Organization dan saya mengirim banyak email maupun pesan baik ke Facebook, contact person, twitter dan lain-lain. Hingga pada akhirnya, saya menemukan email Ms Merry dan puji Tuhan, saya mendapatkan jawaban dari Mr. Alva bahwa saya boleh magang di MRO selama saya berada di Singapura namun  secara voluntary.

Tentu saja saya tidak perlu berpikir panjang lagi dan membalas email Mr Alva bahwa saya bersedia untuk magang secara voluntary di MRO.

Hingga tiba saatnya saya berangkat ke Singapura untuk bertemu dengan Ms Merry Riana dan Mr Alva, saya tiba-tiba merasa ragu apa benar keputusan saya ini untuk magang di Singapura yang menghabiskan biaya tidak sedikit untuk biaya hidup sementara saya masih harus membayar uang sekolah saya di Amerika. Namun, saya yakin bahwa inilah saatnya saya melakukan hal yang lebih besar lagi agar saya bisa terus maju dan mencapai semua impian saya selagi saya masih muda.

Pertama kali saya tiba di Merry Riana Organization (MRO), saya disambut dengan ramah dengan salah satu staf MRO yang bernama Budi. Ternyata, selama satu minggu saya magang di MRO ini, saya juga  akan ditemani dengan seorang teman magang bernama Vergie yang memiliki semangat dan cita-cita yang hampir sama dengan saya. Jadi, saya merasa sangat nyaman untuk berdiskusi dan bertukar pengalaman dengan mereka yang memiliki pikiran sejalan dengan saya.

Pada pukul 12 pada hari itu juga, saya untuk pertama kalinya bertemu dengan Ms Merry dan Mr Alva. Jujur saja, saya merasa deg-degan dan penasaran untuk bertemu dengan mereka secara langsung. Tiba-tiba, ketika saya sedang mengerjakan tugas, seseorang memanggil saya dengan halus, “ Hi, Felicia.” Ketika saya menoleh, akhirnya, saya bertemu dengan Ms. Merry Riana untuk pertama kalinya. Saya merasa sangat excited hingga terbata-bata ketika berkenalan dengan beliau. Ms Merry sangatlah cantik, jauh lebih cantik dari yang pernah saya lihat di TV ataupun majalah. Ms Merry selalu mengenakan trademarknya yaitu baju merah dan yang paling saya kagumi adalah beliau tidak pernah berhenti tersenyum ke manapun beliau pergi. Saya pun “literally blown away by her presence.”

 

Picture with Mr Alva, Ms Merry, and Vergie

 

Saya merasa bersyukur dalam waktu satu minggu ini, saya bisa bertemu dan bercakap-cakap dengan Ms. Merry dan Mr Alva untuk beberapa kali. Bahkan, kita sempat lunch bareng dan mengenal lebih jauh lagi. Meskipun mereka berdua sangatlah sibuk, tetapi beliau masih saja menyempatkan waktunya untuk mengenal kita lebih jauh. Yang lebih mengagetkan, Ms Merry mau mengorbankan waktu meetingnya untuk bercakap-cakap dengan kita para intern.

Ketika bercakap-cakap dengan mereka, saya merasa Ms Merry dan Mr Alva adalah pasangan yang sangat serasi dan saling melengkapi. Saya sangat kagum akan kepandaian Mr Alva yang memang sesuai dengan apa yang tertuang dalam buku ‘Mimpi Sejuta Dolar.’ Saya pun mendapat banyak ide dan opini akan masa depan saya yang membuat saya kembali semangat untuk mengejar impian saya lagi. Sepulangnya dari kantor, saya selalu mendapat ide-ide baru untuk meraih gol-gol saya dalam hidup. Saya merasa bahwa Mimpi Sejuta Dolar saya sekarang adalah sesuatu yang POSSIBLE untuk dicapai.

Dengan pengalaman ini saja, saya sudah sangat berterimakasih akan kesediaan Ms Merry dan Mr Alva untuk bertemu dan bertukar pikiran dengan saya. Namun, yang namanya Ms. Merry Riana bukanlah seorang Merry Riana jika beliau tidak memberikan SURPRISE GIFT untuk saya dan Vergie, teman magang saya. Kita berdua diberi tiket secara GRATIS untuk masuk ke Wealth Expo 2012 yang pembicaranya merupakan pembicara top di Singapura maupun di dunia. Salah satunya adalah Mr. Chris Gardner yang menciptakan buku “the Pursuit of Happyness” dan film berjudul sama yang memenangkan penghargaan Golden Globe.

Di sana, kita bertiga, Vergie, saya dan Michelle (salah seorang intern Ms Merry) merasa sangat excited akan Wealth Expo ini meski beberapa dari isi seminar kurang dapat dimengerti oleh kita yang masih pelajar ini. Kita tetap mendengarkan, mencatat dan berusaha memahami semua isi seminar ini karena kita yakin ini adalah sebuah kesempatan yang tidak boleh disia-siakan. Jujur saja, kita mendapat banyak cara berinvestasi agar saya dapat mencapai Mimpi Sejuta Dolar saya dalam waktu dekat.

Hingga pada saat Mr. Chris Gardner memulai seminarnya, saya berpikir untuk meminta foto dengannya seperti cara Ms Merry Riana bertemu dengan Anthony Robbins. Saya berpikir inilah saatnya bagi saya untuk membuktikan bahwa dalam Tuhan, tidak ada sesuatu yang mustahil. Dalam pikiran gila saya, saya berpikir untuk meminta kontak dan email Mr. Chris Gardner agar saya bisa menemuinya ketika saya kembali di Amerika Serikat. Namun setelah berlari-lari ke depan, Mr. Chris Gardner menyuruh saya masuk ke ruang lounge di mana saya ditolak karena saya tidak memiliki tiket platinum.

Namun, Ms Merry dan Mr Alva kembali membantu saya meraih impian saya. Mereka memberikan saya tiket platinum mereka agar saya bisa berfoto dengan Mr. Gardner! Saya pun sangat terkejut dan berkali-kali mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada mereka. Kita bertiga pun akhirnya berhasil masuk dan antre untuk menemui Mr. Chris Gardner.

Saya pun sangat excited dan telah mengatur kalimat ketika saya bertemu dengan beliau. Hingga tiba saatnya untuk berfoto bersama, saya tiba-tiba teringat untuk bertanya kepada Mr. Gardner apakah saya bisa diMENTOR secara pribadi dengan beliau?

Saya pikir jawabannya pasti tidak karena memang sangatlah sulit untuk bertemu dengan orang Top di Amerika Serikat. Saya pun telah ditarik oleh bodyguardnya untuk segera keluar karena antrean masih panjang.

Namun, seperti kata Ms Merry Riana  dalam Mimpi Sejuta Dolar “Aku harus berani. Ya, aku harus berani,” saya berusaha berteriak please kepada Mr. Chris Gardner. Pada akhirnya, beliau pun menolehkan kepalanya dan bertanya kepada saya “Apakah anda bersekolah di UC Berkeley?” UC Berkeley adalah salah satu universitas top dunia di dekat tempat tinggal saya. Meskipun saya belum bersekolah di sana, saya pun berkata “YA, saya bersekolah di sana!”

Mungkin beberapa dari anda mengira saya adalah seorang pembohong. Namun, UC Berkeley memang universitas pilihan saya dan sebelum bertemu dengan Ms Merry dan Mr. Alva, saya ragu-ragu untuk memasuki universitas tersebut karena biayanya yang mahal. Saya takut masalah finasial yang akan membuat saya putus sekolah. Jadi, saya sekarang menjawab YA karena saya mau memastikan kepada diri saya bahwa saya BISA dan MAMPU untuk masuk ke universitas tersebut apapun tantangannya. Saya merasa ini perjanjian saya dengan Tuhan untuk selalu berserah akan Tuhan.

Setelah itu, saya tidak menduga Mr. Gardner mengulurkan tangannya sambil menyerahkan kartu namanya kepada saya, yang bukanlah siapa-siapa. Dia juga berkata “CONTACT ME.”Saya pun merasa terkejut dan terharu akan apa yang terjadi kepada diri saya.

Sejak saat itulah, saya berjanji kepada diri saya untuk menyerahkan semuanya kepada Tuhan dan fokus akan apa yang saya mau seperti apa yang telah disarankan oleh Ms Merry dan Mr. Alva. Saya merasa tanpa mereka, saya tidak akan mampu untuk mendapatkan semua pengalaman  ini dalam usia saya yang ke dua puluh tahun. Saya merasa tanpa mereka, saya tidak mampu untuk kembali bersemangat dan bergairah akan mimpi yang saya impikan sejak dulu. Saya merasa tanpa mereka, saya tidak mampu mencapai titik balik kehidupan saya.

Jadi, saya hanya mau mengucapkan TERIMA KASIH YANG SEBESAR-BESARNYA kepada terutama kepada Tuhan, Ms. Merry Riana, Mr. Alva Tjenderasa, Budiman Susilo, Vergie, Michelle dan MRO yang telah memberikan kesempatan terindah ini dalam hidup saya.  :)

“Touching Hearts Changing Lives!”  ~Merry Riana

Me and Chris Gardner

————————————————————————————————————————————————————

Thank you for your wonderful sharing, Felicia!

Saya percaya, hidup ini penuh dengan ujian.
Dalam kegagalan, kekuatan mental kita diuji.
Dalam kesuksesan, kerendahan hati kita diuji.

Ingatlah, bukan berapa banyak yang kita peroleh, tapi berapa banyak yang kita berikan
Bukan berapa banyak yang kita pelajari, tapi berapa banyak yang telah kita ajarkan

Saya bersyukur karena Tuhan sudah memberikan begitu banyak kekuatan, rahmat dan berkat yang melimpah di hidup saya. Semoga saya pun bisa membawa berkat bagi orang banyak.

As much as I’ve been blessed, I also want to be a blessing for others. :)

 

6
Apr
When Merry Riana met Chris Gardner (The Pursuit of Happyness)

Kalau segala yang baik terjadi dalam hidup saya, saya rasa itu karena keyakinan yang selalu saya pegang dan kecepatan telinga Tuhan mendengar tiap doa yang saya panjatkan. Banyak cerita yang mengagumkan yang harus saya bagikan karena saya merasa hidup saya terlalu luar biasa untuk disimpan sendiri.

Begitu banyak tokoh yang menginspirasi saya. Satu diantaranya adalah Chris Gardner. Seorang tokoh  yang kisah hidupnya diangkat jadi sebuah buku sekaligus film. Pursuit of Happyness. Film yang entah sudah keberapa kali saya menontonnya. Mungkin sepuluh kali atau lebih. Tapi saya tidak bisa bosan karena kisahnya begitu menginspirasi saya.

 

 

Di film The Pursuit of Happyness, Chris Gardner diperankan oleh Will Smith. Kisah yang mengatakan kebahagiaan bisa diraih lewat kerja keras dan usaha. Kisah yang selalu berhasil membangkitkan naluri pemimpi saya untuk terus bergerak maju ke depan.

Awal bulan Agustus 2012, saya mendengar bahwa Chris Gardner akan datang ke Singapura untuk acara Wealth Expo 2012. Senang sekali tentunya :) Apalagi setelah tau bahwa organizer acaranya adalah AKLTG (Adam Khoo Learning Technology), yang juga merupakan teman dan salah satu bisnis partner saya di Singapura. Saya langsung menghubungi Adam Khoo, dan dia mengundang saya dan Alva untuk hadir. Kami pun diberikan dua tiket eksklusif. I was so happy and can’t wait for the event.

Tapi rasa senang saya lalu diruntuhkan ketika saya tahu bahwa acara seminar itu diadakan tanggal 1 dan 2 September. Sedangkan September 2012 adalah bulan yang sangat penuh jadwal untuk saya. Tanggal 1 saya harus terbang utk seminar di Jakarta, dan berlanjut tanggal 3 seminar di Jogja.

Sedangkan saya tidak tahu Chris Gardner akan hadir di tanggal berapa? Kalau di tanggal 1, berarti hilang kesempatan saya untuk bertemu dirinya. Kalau dia berbicara di tanggal 2, kemungkinan masih ada, karena setidaknya saya masih bisa balik lagi ke Singapura setelah acara seminar saya tgl 1.

“Tanggal dua,” lonjakan kebahagiaan mengisi hati saya begitu mendengar konfirmasi tersebut. Berarti cara satu-satunya supaya saya bisa bertemu dengan Chris adalah saya harus pulang hari di tanggal 1. Jadi Singapore-Jakarta-Singapore dalam sehari. Oke, tidak masalah, asal bisa bertemu Chris Gardner.

1 September 2012.

Saya melangkah dengan semangat di CIP JetQuay Terminal, terminal khusus Changi Airport—yang hanya bisa dilalui oleh orang-orang penting seperti bintang besar atau tamu kenegaraan—untuk menuju ke Jakarta. Di tengah derap langkah saya menuju tempat lounge, dari kejauhan saya melihat sosok berkulit gelap dan bertubuh besar. Dalam hati terbesit pertanyaan mungkin tidak ya itu adalah Chris Gardner?

Luar biasa senangnya ketika pertanyaan iseng itu terjawab. Sosok itu memang adalah Chris Gardner. Saya langsung menghampirinya dan mengajaknya berkenalan. Saya tidak pernah menyangka kalau Chris Gardner ternyata adalah pribadi yang begitu hangat dan ramah. Perbincangan antara saya dan dia mengalir begitu saja. Saya ungkapkan kekaguman saya padanya, dia bertanya dan mendengarkan dengan seksama kisah hidup saya. Lima belas menit yang tak terlupakan.

Saya ceritakan saya harus ke Jakarta tapi malam harinya akan langsung balik ke Singapura demi untuk bisa bertemu dengannya di seminar esok hari. Ia mungkin merasa tersanjung dengan kesungguhan saya. Ia katakan bahwa saya bisa menemuinya kembali di belakang panggung begitu selesai acara. Tentu saja saya menyambut baik undangannya.

“Mudah-mudahan besok anda masih inget dengan saya yah. Nama saya Merry Riana, dan supaya gampang dan ngga lupa, anda bisa mengingat saya sebagai ‘Lady in Red’ karena warna merah adalah warna favorit saya” itulah kalimat penutup perjumpaan saya dengan Chris Gardner (kebetulan hari itu dari busana, tas, bahkan sepatu yg saya pakai juga semua berwarna merah). Saya terbang ke Jakarta dengan membawa satu harapan, semoga besok Chris Gardner masih ingat dengan saya.

Seminar di Jakarta berlalu begitu cepat. Begitu sudah sampai lagi di Singapura saya mempersiapkan buku “Mimpi Sejuta Dolar” saya untuk diberikan padanya. Ini saya berikan untuk sedikit membalas kebaikan hatinya dan kehangatan karakternya dalam berkenalan dengan saya.

2 September 2012.

Wealth Expo 2012 hari ke-2. Chris Gardner dijadwalkan sebagai pembicara di segment terakhir, sekaligus untuk menutup acara Wealth Expo tersebut.

Kalau kemarin saya dikejutkan dengan kehadiran Chris Gardner di JetQuay terminal, sekarang gantian saya yang mengejutkan beliau. Pukul 4 sore, Chris Gardner tiba di backstage Expo Hall. Tim organizer dari AKLTG pun menyambutnya dengan hangat. Tapi siapa sangka kalau ternyata saya pun ikut ada di sana. (Ternyata di hari itu Adam Khoo juga mengajak saya untuk menunggu di backstage, menyambut kedatangan Chris Gardner) :) hehehe …

“Hey, it’s you, Merry?” seru Chris. Chris Gardner ingat!! Chris Gardner ingat pada seorang Merry Riana!

“Wah, ternyata anda masih ingat saya,” ujar saya penuh dengan rasa antusias.

“Of course! I still remember you, Lady in Red.”

Rasa syukur mengaliri hati saya karena kebaikan Tuhan berlipat-lipat ganda. Saya memberikan buku  yang sudah saya siapkan untuk Chris. Dia merasa sangat senang. Lalu satu pertanyaan terakhir darinya membangkitkan naluri pemimpi saya ke level yang lebih tinggi. “Kira-kira di film yang diangkat dari kisahmu ini, aktris Hollywood mana yang terlintas di pikiranmu yang akan cocok memerankan dirimu?” tanyanya.

Saya tertegun dan cuma tertawa. Kisah hidup saya memang rencananya akan diangkat menjadi sebuah film. Tapi bukan di Hollywood, di Indonesia.

“Film saya akan difilmkan di Indonesia, bukan di Hollywood,” jawab saya sambil tertawa kecil.

“Iya, saya tahu, tadi kamu kan juga sudah bilang. Tapi kenapa hanya harus di Indonesia? Saya sudah bagikan kisah saya pada orang banyak. Kisah kamu yang begitu inspiratif juga layak dan harus dibagikan. Kalau bisa dibagikan ke seluruh dunia, kenapa harus kamu bagikan cuma di Indonesia?” tanyanya. Dan itu lagi-lagi membuat saya tertegun. Mimpi saya yang saya kira sudah cukup tinggi, ternyata masih ditantang lagi. Benar juga, kenapa cuma di Indonesia kalau saya bisa bagikan ke lebih banyak orang di berbagai belahan dunia.

“It’s your turn, Merry,” satu pesan penutup dari Chris membuat pertemuan saya dengannya yang ajaib tidak akan terlupakan. “Kalau kisah hidup saya telah menginspirasi kamu, lewat film The Pursuit of Happyness, sekarang giliran kamu. Saya yakin, kisah hidupmu yg akan difilmkan itu bisa memberi inspirasi ke orang banyak.”

Yes, it’s my turn…

18
Aug
FRIENDS Campus Ambassadors

Dear FRIENDS,

Pertama-tama, terima kasih banyak karena sudah menjadi seorang FRIEND.

Mungkin Anda sudah mengenal saya lewat buku A Gift From A Friend atau Mimpi Sejuta Dolar, mungkin Anda sudah follow saya di Twitter @MerryRiana, atau mungkin ini baru pertama kalinya Anda berkunjung ke website saya.

Siapapun Anda, terima kasih sekali lagi karena sudah menjadi salah seorang ‘FRIENDS of Merry Riana’. Saya sangat menghargai persahabatan kita.

Ketika saya mendirikan Merry Riana Organization (MRO) di tahun 2004, saya memiliki sebuah tujuan, dan hal itu pun sudah terpajang dengan jelas di kantor pertama kami di Singapore:

‘To raise up a new generation of successful young people,
who will take charge of their lives, live their dreams, and eventually, contribute to society.’

Komunitas kita, ‘FRIENDS of Merry Riana’ (atau singkatnya ‘FRIENDS’), pun memiliki tujuan yang sama yaitu

‘Membangkitkan generasi baru yang sukses, yang bertanggung jawab atas kehidupan mereka, hidup sesuai impian mereka dan pada akhirnya memberikan kontribusi kembali ke masyarakat”

Untuk mencapai tujuan utama kita ini, saya dan Alva (suami dan partner bisnis saya), akan memilih 60 Campus Ambassadors untuk kami mentor secara langsung selama 1 tahun, tanpa biaya apapun! :)

Saya dan Alva berharap 60 pemuda-pemudi pilihan ini akan bisa belajar secara intensif dari pengetahuan, keterampilan, dan pengalaman yang kami miliki.

Kita semua tahu, bahwa belajar dengan mengambil tindakan akan lebih baik daripada hanya belajar secara teori saja.

Jadi, saya dan Alva juga akan membimbing kelompok spesial yang beranggotakan 60 anak muda ini dalam melakukan kegiatan-kegiatan yang tujuannya adalah menciptakan dampak positif di dalam kehidupan 1 juta orang di Indonesia, sesuai dengan resolusi saya sendiri.

Tentu saja, pembelajaran ini akan jauh lebih bermanfaat kalau dilakukan secara terfokus dan intensif. Maka kami hanya bisa membuka tim impian ini, The Dream Team, untuk 60 orang saja.

Sebagai Campus Ambassador, syaratnya sangat sederhana:
Saat ini, Anda adalah seorang mahasiswa(i) (D3 / S1) di salah satu universitas / perguruan tinggi di Jabodetabek.

Bila Anda memenuhi syarat di atas, yang perlu Anda lakukan adalah untuk mengirim email ke:

friends@merryriana.com

****************************************************************************************
Dalam email ini, sertakan:

1)      CV / Resume

Ingat untuk memasukkan:
-          Detail Pribadi (Nama, Email, HP, Pin BB, dsb)
-          Special Skill (Videography, Photography, Graphic/Web Design, Writing, Public Speaking, Fundraising, dsb)
-          Pengalaman Organisasi
-          Pengalaman Magang
-          Penghargaan (akademik / non-akademik)

2)      Essay: ‘AKU & MERRY RIANA’
(minimum 300 kata, maksimum 500 kata)

‘Hanya lilin yang sudah menyala, yang bisa menyalakan lilin-lilin lainnya.
Hanya orang yang sudah terinspirasi,
yang bisa menebarkan inspirasi kepada orang-orang di sekitarnya.’

Sebelum mengambil tindakan untuk menciptakan dampak positif dalam kehidupan banyak orang, alangkah baiknya kalau Anda sendiri pun sudah pernah merasakan dampak positif tersebut di dalam kehidupan Anda.

Saya sangat bersyukur karena sudah mendapatkan kehormatan untuk bisa ‘menyentuh’ banyak FRIENDS melalui berbagai medium seperti buku-buku dan seminar-seminar saya, juga melalui social media (Twitter, Facebook, Blog, Email) serta media lainnya (TV, Radio, Koran, Majalah), dsb.

Dalam essay ini, Anda bisa menuliskan tentang:
- Pada mulanya, bagaimana Anda mengetahui tentang saya?
- Medium apa saja yang sudah menginspirasi Anda? (Buku / Seminar / Social Media / dsb)
- Dan yang paling penting, dampak positif apa yang sudah terjadi di dalam hidup Anda dan orang-orang di sekitar Anda?

Saya sangat tertarik untuk mendengar cerita Anda.

******************************************************************************************

Email kedua hal di atas, CV dan Essay, ke friends@merryriana.com , dengan subject ‘FRIENDS Campus Ambassadors’ sebelum tanggal 30 September 2012.

Saya, Alva, dan tim kami, akan melakukan seleksi yang sangat ketat untuk mencari dan menemukan 60 pemuda-pemudi pilihan yang akan menjadi Campus Ambassadors komunitas kita ‘FRIENDS’.

(Saat ini, keanggotaan FRIENDS Campus Ambassadors memang hanya terbatas bagi 60 mahasiswa Jabodetabek yang terpilih saja. Untuk ke depannya, tidak tertutup kemungkinan bagi yang non-mahasiswa atau di luar Jabodetabek.)

Bersama-sama kita dapat menyentuh hati dan mengubah kehidupan orang banyak.
Semoga Tuhan selalu memberkati Anda dan keluarga! :)

17
Aug
Selamat Ulang Tahun, Indonesia-ku

Saya selalu bersyukur bahwa selama ini saya sudah diundang ke beberapa stasiun TV untuk bisa bercerita tentang perjalanan hidup saya dan membagikan inspirasi ke banyak orang. Namun ketika beberapa waktu yang lalu RCTI mengundang saya untuk menjadi narasumber di acara spesial, 17 Agustus 2012, ada kebanggaan tersendiri di hati saya. Saya bangga dan senang, karena tepat di hari kemerdekaan negara kita tercinta itu lah saya bisa bukan hanya saja merayakan, tapi juga bisa berbagi semangat dan inspirasi kepada seluruh rakyat Indonesia. Apalagi acara ini akan disiarkan secara langsung oleh RCTI, tepat setelah upacara detik-detik proklamasi kemerdekaan di Istana Negara Jakarta.

Hari itu, 17 Agustus, tepat jam 7 pagi, saya sudah siap berangkat dari rumah meluncur ke gedung MNC di Kebon Sirih. Perjalanan sangat lancar, tidak ada kemacetan sedikitpun (alangkah bahagianya kalau Jakarta bisa seperti ini terus)

Sampai di gedung MNC, saya langsung menuju ruang make up. Dari situ, barulah saya beserta  kru dari tim Seputar Indonesia, RCTI (termasuk Mba Isyana dan Mas Gustav  yg akan menjadi host-nya) berangkat bersama menuju ke rumah kediaman Bung Hatta

Sungguh saya tidak pernah menyangka bahwa suatu hari saya akan bisa merayakan hari proklamasi kemerdekaan 17 Augustus langsung dari kediaman salah seorang dwitunggal, bapak proklamator kita, Bung Hatta. Benar-benar suatu kehormatan bagi saya.

Sementara kru sedang mempersiapkan acara LIVE nanti, saya ikut ‘memantau’ upacara detik-detik proklamasi dari layar TV kecil yang tersedia di sana. Melihat suasana di Istana negara, jadi teringat ketika SMP dulu pun saya sempat pernah ikut aubade, menyanyikan lagu-lagu nasional di hadapan bapak presiden. Walaupun dibutuhkan persiapan berbulan-bulan dan latihannya pun sangat melelahkan, tapi semua perasaan itupun sirna dan berubah menjadi suatu kebanggaan, bisa menjadi bagian yang menyukseskan acara peringatan 17 Agustus.

Oh iya, hampir lupa, di dalam kesempatan ini, saya akan hadir bersama Budawayan Senior, Mas Arswendo Atmowiloto.

Setelah selesai liputan upacara di istana, kami langsung LIVE dari kediaman Bung Hatta. Tema hari itu adalah “Indonesiaku, Indonesiamu.”  Dan di segment pertama langsung membahas tentang ‘Yang muda, Yang korupsi’. Ternyata banyak pihak yang sangat khawatir akan masa depan Indonesia, karena generasi muda yang diharapkan menjadi penerus bangsa, tapi kok justru malah terlibat dalam kasus-kasus korupsi besar yang akhir-akhir ini menjadi sorotan masyarakat. Mas Arswendo kemudian membahas dan memberikan pandangannya terhadap hal tersebut.

(Thank you untuk teman-teman yang sudah nonton acaranya, dan bahkan nongkrong di depan TV utk foto-in dan dikirim ke saya :) Thank you bangeeeet yah :) )

Ketika ditanya, bagaimana perasaan saya, sebagai generasi muda Indonesia menanggapi hal itu, saya langsung menjawab: “Memang ini adalah suatu hal yang sangat disayangkan, tetapi saya yakin bahwa ini hanyalah segelintir kecil dari banyaknya generasi muda Indonesia yang positif, berkarya untuk Indonesia dan bisa dijadikan teladan bagi orang banyak. Ada satu kalimat yang sangat menginspirasi saya, Pahlawan bangsa kita, Bung Karno mengatakan “Seribu orang berjiwa tua hanya dapat bermimpi, tapi satu orang berjiwa muda, dapat mengubah dunia”. Dan saya yakin, pada kesempatan ini, ada ribuan, bahkan jutaan penduduk Indonesia yang berjiwa muda. Saya yakin kita PASTI BISA membangun Indonesia, dan berkarya untuk Indonesia.”

Segment berikutnya kemudian membahas beberapa contoh generasi muda Indonesia yang bisa sukses  walaupun dengan beberapa keterbatasan. Menjelang akhir acara, Mba Isyana pun bertanya kepada saya “Kalau begitu, kiat-kiat sukses menurut Merry Riana tuh seperti apa sih? Supaya generasi muda Indonesia pun bisa sukses tanpa harus korupsi?”

Buat FRIENDS yg waktu itu ngga sempet nonton acaranya, jangan khawatir, saya akan jawab pertanyaan dari Mba Isyana itu di blog ini :) Berikut adalah jawaban saya:

“Saya sangat bersyukur karena saya bisa mendapatkan pendapatan satu juta dolar pertama saya di usia 26 tahun, tapi saya lebih bangga lagi karena saya bisa membuktikan bahwa: walaupun kita berada di jalan yang lurus, kita pun bisa meraih kesuksesan dan mimpi-mimpi kita. Untuk mewujudkan itu semua, kita harus jadi generasi muda yang KUAT. Ada 3 hal yang harus dikuatkan:

1. Kuatkan Pikiran: Berani bermimpi besar. Milikilah cita-cita dan harapan yang tinggi, karena titik awal keberhasilan adalah impian.

2. Kuatkan Hati: Jangan mudah menyerah, Jangan cengeng. Perkuat mental. Rintangan itu pasti ada, Cobaan itu banyak. Tapi ingat, di mana ada kemauan, di situ pasti ada jalan.

3. Kuatkan Iman: Apapun juga kepercayaan Anda, sertakanlah Tuhan di dalam pekerjaan Anda, hidup Anda, mimpi-mimpi Anda.

Hidup memerlukan perjuangan, perjuangan memerlukan pengorbanan, pengorbanan memerlukan ketabahan, ketabahan memerlukan keyakinan. Maka dari itu Yakinlah! Yakin bahwa kita PASTI BISA !! Kita PASTI BISA membangun Indonesia, Kita PASTI BISA berkarya untuk Indonesia!”

Selamat Ulang Tahun Indonesia-ku
INDONESIA …. PASTI BISA !!

 

16
Aug
Her World’s The Most Powerful Woman Award 2012 – Merry Riana

Word cannot express how grateful I am to be nominated for Her World’s The Most Powerful Woman Award 2012. The award is organized by Her World Magazine to pay tribute to women for the work and dedication to career, family and society; Someone who is inspirational and can be a role model for others.

Other nominees for this year award were outstanding women of Indonesia like Susi Susanti, Agnes Monica, Najwa Shihab, and many others. (you can read more details about this on Her World’s Magazine, Aug 2012)

The awards night was held at the Grand Hyatt Hotel, Central Jakarta, on Friday night (6/7). I purposely flew from Singapore just to attend this special event. And my husband was so kind to let me invite my parents to accompany me instead :)   Here are some moments captured

With the lovely ladies from Her World

With Mom and Dad

I was sitting on the same table with these lovely lady, Novyta Tandry,  Angkie Yudistia, and Astrid Sri Haryati

Gala Dinner

With Angkie Yudistia

 

With Angkie Yudistia and Novyta Tandry

Thank you for the award :)

With Najwa Shihab

With the other award winners

 

Oh yah, I forgot to mention, the head judge of the Most Powerful Woman Award 2012 was Mrs. Christine Hakim. She was so lovely and very down to earth. It was really a pleasure to get a chance to know Mrs. Christine Hakim personally (my mom was so excited because she is a huge fan of her)

Me, my mom and Mrs. Christine Hakim

 

So happy I can make my mom and dad proud :)

 

I thank God for every single blessing that He has given me. And I thank you for all your support and friendship all these while.

It was a really lovely night, I was so excited that I couldn’t wait to go back home and share this joy and pride with my lovely husband and 2 of my precious children.

 

Thank you Her World for Most Powerful Women Award 2012

 

For me ‘Powerful Woman’ is a woman who is truly passionate about her life, proud of who she is, loves God and loves her family, and can create a positive impact to the life of others.

I dedicate this award for all women out there.
Life as a woman is meaningful, fun, challenging, exciting and rewarding.
So … Enjoy every moment of it :)

 

14
Dec
Apa Mimpi Sejuta Dolar Anda ?

“Titik awal sebuah keberhasilan adalah sebuah impian.”

Saya mencapai penghasilan satu juta dolar ketika saya berusia 26 tahun. Tapi anehnya, saya merasa lebih bersemangat waktu saya masih serba berkekurangan dibandingkan dengan waktu saya sudah menjadi seorang miliarder.

Apa sebabnya?

Ternyata, memiliki sebuah impian adalah sama pentingnya atau bahkan mungkin lebih penting daripada mencapai impian itu sendiri.

Setiap orang perlu memiliki sebuah impian di dalam hidupnya.
Sebuah impian yang bisa dibanggakan dan menjadi tujuan hidupnya.

Sayangnya, banyak orang yang menjalani hidup ini seolah-olah tanpa tujuan. Mereka suka bermimpi, tapi mereka tidak mempunyai sebuah impian yang pasti.

Orang yang memiliki sebuah impian adalah orang yang terus berkembang dalam hidupnya. Dan orang yang merealisasikan impian tersebut menjadi kenyataan adalah orang yang benar-benar menikmati hidup ini sepenuhnya.

Milikilah sebuah impian.

Impian Anda bisa saja sederhana, seperti misalnya impian untuk makan dengan sehat setiap harinya. Impian Anda bisa juga tampak tidak mungkin, seperti memulai sebuah bisnis yang suatu hari akan menjadi nomor satu di dunia.

Apapun juga impian Anda, langkah pertamanya adalah memiliki impian tersebut.

Umur 20, saya masih serba berkekurangan tapi saya sangat bersemangat untuk mencapai impian saya. Umur 26, saya mencapai impian tersebut tapi saya kehilangan semangat karena sudah tidak memiliki impian lagi.

Sekarang, impian saya adalah untuk menciptakan dampak positif di dalam kehidupan banyak orang.

Itulah Mimpi Sejuta Dolar saya. 
Apa Mimpi Sejuta Dolar Anda? :)

(Psssttt… Pengen tau apa sih Mimpi Sejuta Dolarnya Raditya Dika? klik foto di atas untuk nonton videonya)

3
Dec
Mimpi Sejuta Dolar Book Launch

“There are only two ways to live your life. One is as though nothing is a miracle. The other is as though everything is a miracle.”  Albert Einstein

God gave me so many miracles in my life. Anugerah terbersar yang sangat saya syukuri tahun ini adalah lahirnya dua hal yang sangat berarti di hidup saya. Yang pertama adalah kelahiran dari buku Biografi pertama saya: Mimpi Sejuta Dolar, yang ditulis oleh Alberthiene Endah dan menceritakan tentang kisah nyata perjuangan hidup saya. Dan yang kedua adalah akan lahirnya anak kedua saya, di bulan Desember 2011 (can’t wait to see him and hold him in my arms) :)

Karena kelahiran anak saya yang kedua baru akan terjadi sekitar 2 minggu lagi, jadi hari ini yang akan saya ceritakan adalah tentang book launch dari buku ‘Mimpi Sejuta Dolar’  :)

Yup, baru bulan (Oktober) lalu saya ke Jakarta untuk mengadakan press conference dan book launch dari Buku Mimpi Sejuta Dolar.  I would say that the event went very well and it was really Awesome!  Sangat disayangkan bahwa Mba AE tidak hadir.

Launching Buku Mimpi Sejuta Dolar bertempat di Kinokuniya, Plaza Senayan. Undangan pun sangat terbatas, karena tempat yang tersedia hanya memungkinkan untuk kapasitas sekitar 80 kursi. Tetapi berkat semangat dan antusiasme dari teman-teman dan follower dari twitter yang luar biasa, akhirnya tempat pun dibanjiri oleh lebih dari 300 orang.

Hari itu saya sudah siap-siap dari pagi, dan sampai di Kinokuniya jauh lebih awal, sekitar jam 11.30, untuk memastikan bahwa semua props dan sound system berjalan dengan lancar. Tapi siapa yang nyangka kalau ternyata jam 11.30 saja sudah banyak orang yang hadir (padahal acara baru mulai jam 2 siang). Wow! sungguh luar biasa!! :) apalagi banyak sekali yang bela-belain datang dari luar Jakarta. Ada yang dari Lampung, Bogor, Jogjakarta, Banyuwangi, Tasikmalaya, bahkan ada juga yang terbang dari Surabaya dan Balik Papan. Waaah.. terharu deh

Saya pun meluangkan waktu untuk bisa berbincang-bincang dan berkenalan dengan mereka, dan teman-teman yang datang lebih awalpun akhirnya bisa punya kesempatan untuk tanda tangan dan foto barengan sebelum acara mulai (hehehe.. rewards untuk effort yang sudah mereka tempuh)

Oh iya.. thank you juga utk Oni dan Herfita :) Mereka ngga cuma udah dateng jauh-jauh dari luar Jakarta, tapi spesial bawa bingkisan utk saya. (so sweet)

Jam 13.00 tempat sudah benar-benar penuh, dan tamu pun masih banyak berdatangan. Untung semuanya berjalan dengan teratur, sehingga walaupun harus berdiri dan berdesak-desakan, tetapi masih dalam suasana yang nyaman dan tertib.

Acara dimulai pukul 14.00 oleh MC, Mas Mayong. Dilanjutkan dengan kata sambutan oleh Pak Tommy dari Gramedia, dan juga penyerahan buku ‘Mimpi Sejuta Dolar’ dari pihak penerbit ke penulis (Mba AE diwakili oleh Mbak Greti dari GPU) dan kemudian dari penulis ke saya sebagai tokoh biografi.

Setelah  acara ceremony kelar, sekarang adalah waktu yang sudah saya tunggu-tunggu, akhirnya, saya pun bisa menyapa dan berinteraksi langsung dengan semua tamu yang sudah hadir di situ. Seneeeeng banget karena mereka semua sangat antusias dan sangat berenergi. Saya pun yang saat itu sedang hamil 7,5 bulan jadi tambah semangat lagi untuk bercerita dan membagikan kiat-kiat sukses kepada mereka semua. Ngga kerasa bahwa akhirnya sesi yang awalnya hanya saya plan sebagai sesi sharing, akhirnya berubah menjadi sesi ‘motivasi mini’  :)  

Suasana pun jadi semakin seru dan hangat, apalagi ditambah dengan kehadiran teman saya yang menjadi special guest pada hari itu. Siapa lagi kalau bukan Raditya Dika (thank you yah Radit, udah dateng and support book launch Mimpi Sejuta Dolar)

Waktu berjalan sangat cepat, ngga kerasa sudah mau jam 4 sore, terpaksa sesi talkshow dan tanya jawab pun harus segera berakhir, karena setelah itu masih ada sesi lucky draw dan juga book signing.

Congratulations untuk para pemenang lucky draw, terutama untuk yang menang grand prize, tiket pulang pergi Jakarta-Singapore

Last but not least, thank you kepada semua pihak yang sudah berkerja keras dan membantu kesuksesan Book Launch Mimpi Sejuta Dolar, terutama staff dari MRO dan juga staff Gramedia yang penuh dedikasi.

And thank you for all of YOU who came down. You’ve really made my day. This will be the day that I’ll never forget. Berikut adalah liputan video Book Launch Mimpi Sejuta Dolar

Oh yah.. hampir lupa, ada kejutan khusus juga untuk teman-teman yang datang ke book launch ‘Mimpi Sejuta Dolar’  Mereka adalah orang-orang pertama yang melihat book trailer ‘Mimpi Sejuta Dolar’ karena memang baru saya luncurkan pada hari itu.

Penasaran pengen tahu trailernya seperti apa? Sabar yah.. entar akan saya upload di youtube :)
Sering-sering aja liat tweet saya @MerryRiana karena infonya akan saya kabarin di situ :)

20
Nov
Mimpi Sejuta Dolar

Saya sangat bersyukur karena saya bisa mendapatkan pendapatan 1 juta dolar pertama saya di usia 26 tahun. Tapi saat ini saya lebih bersyukur lagi karena saya bisa menceritakan kisah perjalanan hidup saya tersebut melalui buku Mimpi Sejuta Dolar yang ditulis oleh Alberthiene Endah (Mba AE)

Buku Mimpi Sejuta Dolar merupakan hasrat yang telah lama ingin saya wujudkan untuk menyampaikan pesan spirit kepada semua orang yang menginginkan kehidupan lebih baik. Berbeda dengan buku saya yang pertama: A Gift From A Friend, di dalam buku Mimpi Sejuta Dolar saya bercerita dengan lebih detail kisah perjuangan saya dari seorang remaja yang terpaksa harus mengungsi ke Singapura karena kerusuhan 98, mahasiswi  yang pas-pasan, sampai akhirnya saya bisa mewujudkan impian saya dan mendapat pendapatan satu juta dolar pertama saya di usia 26 tahun.

Pembuatan buku Mimpi Sejuta Dolar sebenarnya tidak memakan waktu yang lama.
Bermula dari awal tahun 2011. Di bulan Maret tahun ini (2011), saya sangat beruntung dan bersyukur karena bisa diundang menjadi bintang tamu di acara Kick Andy Show yang bertemakan ‘Sukses Di Usia Muda’

Kebetulan pada saat itu Mba AE nonton dan tertarik dengan kisah perjuangan hidup saya. Pada saat itu, saya pun kebetulan sedang membaca salah satu buku biografi karya Mba AE, dan saya sangat suka dengan gaya penulisannya yang indah dan mengalir. Apalagi sudah banyak tokoh sukses yang kisah hidupnya ditulis oleh Mba AE, seperti: Krisdayanti, Chrisye, Titiek Puspa,  Hj. Ani Bambang Yudhoyono dan masih banyak lagi. Dari situ lah akhirnya kerja sama saya dan Mba AE pun dimulai dan akhirnya beberapa bulan kemudian terwujudlah buku Mimpi Sejuta Dolar.

Saya sangat bersyukur sekali, karena dalam waktu kurang dari 2 bulan, buku Mimpi Sejuta Dolar sudah terjual lebih dari 10,000 eksemplar, dan menjadi #1 National Best Seller di seluruh Indonesia.

Terima kasih untuk semuanya yang sudah membaca buku Mimpi Sejuta Dolar dan juga memberikan komentar-komentar positif.

Apalagi komentar-komentar yang saya dapat dari teman-teman di Twitter

Melihat dari komentar-komentar positif tersebut, Saya merumuskan bahwa ada 3 hal yang unik dan  menarik yang hanya bisa didapat dari buku Mimpi Sejuta Dolar

1. Kisah Nyata
Kisah yang ditulis di buku Mimpi Sejuta Dolar adalah kisah nyata yang saya ceritakan, berdasarkan fakta – fakta kehidupan saya yang 100% akurat. Bahkan untuk penulisan buku ini, saya pun mengundang Mba AE dan suaminya (Mas Dio) datang ke Singapura untuk menapak tilas perjalan hidup saya. Selama seminggu di Singapura, saya tunjukan semua tempat-tempat bersejarah dan juga kenangan-kenangan yang pernah saya alami. Kita berkunjung ke asrama saya ketika saya kuliah di NTU (Nanyang Technological University), tempat saya pernah bekerja sebagai pelayan restaurant, halte bus tempat saya membagikan brosur, kantor pertama saya ketika saya memulai bisnis, dan banyak tempat-tempat menarik lainnya. Semua ini saya lakukan karena saya ingin Mba AE benar-benar bisa merasakan apa yang saya rasakan, sehingga ketika Mba AE menulis buku biografi tersebut, semua perasaan dan pikiran saya pun bisa tertuang dengan sedetail-detailnya. Berikut adalah beberapa foto hasil jepretan kamera saya dan juga Mas Dio ketika di Singapura (Foto-foto lengkapnya akan tersedia di buku Mimpi Sejuta Dolar Deluxe Edition, nantikan yah )

 

 

2. Formula Sukses.
Selain kisah nyata, di dalam buku Mimpi Sejuta Dolar ini pun saya merumuskan dengan jelas strategi-strategi dan kunci keberhasilan yang saya lakukan yang akhirnya bisa membawa saya ke kehidupan yang lebih baik. Semua ini bukan hanya dari jargon-jargon motivasi atau teori sukses yang hanya berupa sederet teori, tetapi juga contoh nyata dari peristiwa yang betul-betul saya hadapi. Dan Mba AE pun menuangkan semuanya ke dalam tulisan yang tersirat dengan jelas, Formula-Formula sukses yang bisa diaplikasikan dalam berbagai bidang kehidupan banyak orang, siapapun juga, apapun pekerjaannya, tua, muda, pria maupun wanita.


Jadi anda tidak hanya bisa menikmati dan mengikuti perjuangan hidup saya, tetapi juga  bisa mendapatkan strategi-strategi yang konkrit dan jelas  bagaimana saya bisa mengubah nasib dan mewujudkan impian saya.  
  
3. Cerita Seru
Bagi yang sudah baca buku Mimpi Sejuta Dolar, pasti tahu apa yang saya maksud dengan cerita seru. Lewat buku ini, saya menceritakan banyak hal yang saya alami dan lalui. Layaknya seorang manusia biasa, pastinya ada yang lucu, sedih, romantis, dan juga bahagia. Saya juga bercerita tentang emosi yang saya rasakan saat menemui kegagalan, kejatuhan, dan kekhawatiran. Semua ini ditulis oleh Mba AE dengan gaya penulisan novel yang membuat anda terus membaca.

Langkah saya, setapak demi setapak tertuang dalam buku ini dan memberikan gambaran nyata kepada anda betapa perjuangan memang membutuhkan kesabaran, keuletan, ketekunan dan kesiapan menghadapi perubahan-perubahan. Tidak hanya memuat strateginya dalam mengubah nasib, Melalui kisah yang menyentuh dan inspiratif ini, saya berharap, anda bisa melihat dengan jelas bagaimana jalan sukses saya – sama dengan kebanyakan orang — juga diwarnai oleh banyak kesulitan. Jalan yang saya lewati bukan jalan sempurna, melainkan terjal dan menuntut kekuatan mental untuk menempuhnya. Jatuh bangun mentalnya pun bisa menjadi pembelajaran bahwa kapan pun kita bisa merasa putus asa, kehilangan kepercayaan diri, dan menyerah. Namun komitmen yang teguh, iman, dan energi positif yang terus dibangun bisa mengalahkan itu.

Semoga lewat buku Mimpi Sejuta Dolar, saya bisa menularkan semangat kepada anda untuk berani bermimpi besar. Karena titik awal sebuah keberhasilan adalah sebuah Impian.

25
Sep
Canon Think Big – Merry Riana (Part 1: The Idea)

I’m so blessed to be chosen as one of the Ambassador for Canon Singapore.

MRO Consultancy - Merry Riana (Part 1: The Idea)

Their new campaign “Think Big Think Canon” is something that I personally believe in.

We have to be Dare to Dream Big !
We have to be Dare to Think Big !!

That’s the message that I always mention in all my talks, my tweets and even my book.

People become really quite remarkable when they start thinking that they can do things. When they believe in themselves they have the first secret of success.

If you don’t believe in yourself, no one else will either. You have to convince yourself that you can do anything you set your mind to. If you can create that strong, unwavering belief, you’re more than half the way toward achieving any goal you set.

Are you convinced that you can do anything you want to do?

Watch part 1 of The Canon Think Big Interview, and find out how the Dream that I had on my 20th birthday changed my life forever.

(btw .. I was 4 mths pregnant when we did the videoshoot, can you notice the pregnant belly bump ? hehehe :) )

14
Aug
Do you Want to Do It ?

Anyone can do something when they WANT to do it.
Really successful people do things when they don’t want to do it.

It’s amazing to see how many people are eager to succeed in life, but they’re often unwilling to do what is necessary in order to actually become a success. Yes, there are going to be things in your journey that you don’t want to do. Take a deep breath, accept what you have to do, and then do it to the best of your ability.

Have you put off tasks you don’t want to do, but you know it’s important?
What will my perseverance prove to myself and others?